Wisata Gunung Semeru- 7 Bentang Alam Pemanja Mata

Kalau kita bilang Gunung Semeru, pasti yang terlintas pertama dipikiran adalah Danau Ranu Kumbolo. Itu hanyalah satu dari beberapa keindahan alam pemanja mata yang ada di Gunung Semeru. Berikut keindahan alam lainnya yang pastinya akan membuat kalian makin sayang kepada gunung yang satu ini:


Perkebun Warga

Hal pertama yang akan bisa kalian nikmati adalah hamparan luas nan-hijau yang merupakan ladang sayur warga Desa Ranupani. Di sini juga merupakan letak gerbang awal perjalan mendaki Gunung Semeru. Selalu sempatkan berfoto di sini sewaktu berangkat dan pulang. Kemudian kalian coba bandingkan kedua foto tersebut. Semoga ada cerita menarik dibalik kedua foto tersebut.



Danau Ranu Kumbolo

Ini adalah pos kelima yang juga menjadi tempat mendirikan tenda pertama para pendaki. Danau tenang membentang luas. Tetapi ingat, jangan pernah mengotori danau ini karena Ranu Kumbolo dianggap suci oleh sekelompok orang. Selain itu, Ranu Kumbolo juga menjadi sumber kehidupan sesama pendaki lainnya. Selalu perhatikan kepentingan bersama diatas kepentingan diri sendiri. Dalam perjalananku masih sering kulihat orang-orang mencuci muka / gosok gigi langsung dipinggi danau.



Oro-Oro Ombo

Merupakan lapangan luas yang ditumbuhi oleh tanaman berwarna ungu, yaitu Verbena Brasiliensis. Tanaman ini sebenarnya tanaman hama. Kalau mau kalian cabut silahkan saja, tapi harus diingat untuk tetap bertanggung jawab kalau membawanya. Jangan sampai bibit tanaman hama ini malah menjadi tersebar karena ulah kalian.



Cemoro Kandang

Seperti namanya, di wilayah ini banyak pohon cemara yang menjulang tinggi. Di sini udaranya juga terasa lebih sejuk mengingat vegetasinya cukup rapat. Wilayah ini merupakan pos keenam. Sempatkan istirahat di pos ini karena perjalanan selanjutnya akan menanjak seperti menaiki anak tangga.



Jambangan

Pada pos ini, kalian akan mendapat kembali energi dan semangat untuk segera melanjutkan perjalanan kembali. Karena kalau langit cerah, kalian akan bisa melihat pucak Gunung Semeru secara jelas. Apabila kalian melewati pos ini sewaktu malam, berwaspadalah selalu karena daerah Jambangan dekat dengan rumah kucing penghuni asli Semeru. Kucing itu dikenal dengan sebutan Panthera Pardus, spesies macan tutul.



Kalimati

Merupakan pos paling ujung dari pendakian Gunung Semeru. Di sini kita akan mendirikan tenda tepat di bawah kaki puncak Semeru. Kalimati sangatlah luas. Jadi, akan lebih lega untuk memilih lahan mendirikan tenda yang nyaman. Sumber mata air yang dipakai guna kebutuhan minum dan masak cukup jauh. Nama sumber mata airnya adalah Sumber Mani. Perjalanan ke sana memakan waktu satu jam dengan medan seperti anak tangga. Jadi, berangkatnya adalah menuruni anak tangga dan pulangnya menaiki anak tangga dengan bonus air yang menambah beban naik. Jangan lupa sempatkan berjalan-jalan sambil menikmati pemandangan di sini. Kalian akan bisa menemukan prasasti para pendaki yang meninggal dalam perjalanannya di Gunung Semeru. Tidak hanya itu, di balik tempat tenda didirikan terdapat kumpulan bunga abadi (Bunga Edelweiss). Bunga Edelweiss tidak untuk dipetik. Cukup dinikmati dengan berfoto bersamanya saja.



Puncak Semeru

Lahan tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian 3676 mdpl (meter di atas permukaan air laut) . Tempat kalian akan benar-benar merasakan negeri di atas awan. Sepanjangan mata memandang adalah awan putih. Selama naik dan turun puncak jangan sampai lengah. Harus tetap fokus! Resiko kehilangan arah sangatlah besar di sini.



Mata sudah merasa termanjakan? Saatnya kalian merasakannya secara langsung. Tidak lagi hanya melihat dari layar kaca. Jangan lupa selalu menjaga kelestarian alam ini dengan bijak dan bertanggung jawab. Jangan sampai anak cucu kita tidak mendapatkan apa yang bisa kita nikmati sekarang.


Salam Gunung itu Guru.

8 tampilan