Menolak Lupa Sejarah Bangsa

Pasti dari kalian banyak yang merasa tidak menemukan keseruan melakukan wisata sejarah kecuali wisata sejarah yang dituju sudah menjadi konsumsi banyak orang dan banyak foto kekinian yang beredar. Pasti kebanyakan dari kalian tidak ragu mengunjungi tempat tersebut dengan niatan untuk ikut mengambil foto agar mendapat validasi kekinian tanpa mengerti sejarah dibalik tempat itu sendiri.



Kurangnya pamor wisata sejarah tidak lepas dari kesalahan metode pembelajaran sejarah yang kita terima selama masa sekolah. Kita hanya dipaksa mendengarkan setiap kata yang keluar dari mulut guru dan menghafal setiap huruf dan angka tahun yang ada pada buku pelajaran tanpa ada pengertian mengenai pentingnya mengetahui sejarah dan asiknya mengulik sejarah. Akhirnya rasa muak yang justru muncul dari dalam diri kita.


Parahnya, ketidaktertarikan akan sejarah hanya menyerang sejarah negeri sendiri saja. Kita bisa mengatakan lupa pada pelajaran sejarah Indonesia tetapi menggali sejarah mitologi Yunani. Kita bisa mengatakan sejarah Indonesia itu tidak penting tetapi menggali sejarah dinasti Cina. Memang diakui bahwa negeri kita ini kalah dalam membuat cara penyampaian yang menarik dan seru. Tidak bisa semenarik mitologi Yunani yang diangkat pada film layar lebar dan tidak bisa seseru sejarah dinasti Cina yang dipakai pada jalan cerita suatu game.


Selain karena salah metode pembelajaran dari awal, kurangnya pamor wisata sejarah juga disebabkan oleh anggapan bahwa mengenal sejarah adalah hal yang tidak penting dan aneh bagi hidup rata-rata orang. Mungkin karena mengenal sejarah tidak bisa menghasilkan uang? Atau mungkin mengenal sejarah tidak memberikan gengsi? Padahal manusia hidup tidak bisa dengan uang dan gengsi semata, tetapi harus ada asupan pengembangan diri yang bisa didapatkan dari mengenal sejarah.


Efek dari anggapan tersebut aku alami sendiri. Sedikit penjelasan, aku adalah penduduk Indonesia dengan etnis cina yang senang wisata sejarah Indonesia terutama sejarah zaman kerajaan dan dianggap tidak wajar oleh kebanyakan orang disekitarku. Bagi aku ketika berwisata sejarah, harus ada cerita sejarah yang diambil. Bukan hanya sekedar berfoto untuk dimasukan kedalam media sosial.


Ketika aku menceritakan kesenanganku akan wisata sejarah ini kepada orang disekitarku, respon pertama mereka pasti terkejut aneh dan keluar pertanyaan "untuk apa kesana?" Bahkan ketika aku bercerita kepada ayahku sendiri mengenai rencana mengunjungi petilasan, aku langsung dicap mau pesugihan. Beda cerita kalau aku bilang aku mau mengunjungi Candi Borobudur. Pasti tidak ada respon yang aneh. Aku dianggap normal-normal saja.



Semua orang disekitarku yang kebanyakan sama etnis cinanya hampir tidak ada yang menyukai sejarah Indonesia. Popularitas sejarah Indonesia sudah kalah dengan sejarah dinasti cina dan sejarah negara lainnya. Bisa jadi hal ini terjadi karena mereka belum sadar bahwa sebenarnya mereka adalah bangsa Indonesia yang memiliki sejarah sendiri? Bisa jadi mereka masih merasa sebagai bangsa daratan Cina dengan sejarah yang berbeda? Apakah mereka belum sadar seandainya mereka ke daratan Cina, mereka juga tidak akan dianggap sebagai penduduk Cina asli?


Sungguh ironis kondisi bangsa Indonesia saat ini. Banyak yang sudah lupa sejarah tu merupakan identitas bangsa dan banyak yang tidak tahu manfaat mengenal sejarah.


Apa sebenarnya manfaat mengenal sejarah? Bagi aku pribadi mengetahui sejarah itu bisa menambah pengetahuanku dan memperkaya nilai hidup yang berujung pada pengambilan sikap dalam kehidupanku.


Menambah pengetahuan aku bagi menjadi dua. Yang sudah aku ketahui dan tidak aku ketahui dari bangku sekolah. Sejarah yang kita ketahui dari bangku sekolah itu belum tentu benar. Guru kita belum tentu benar. Buku yang kita baca belum tentu benar. Ketahuilah sebenarnya siapa yang berkuasa itu yang akan mengatur jalannya sejarah. Jadi, apa yang tertulis di buku pelajaran sejarah itu bisa saja hanya rekayasa oleh pihak penguasa. Dengan aku mencari tahu sendiri kebenaran sejarah itu, semisal dengan mengunjungi lokasi secara langsung dan menanyakan pandangan lain dari penjaga lokasi, pengetahuanku akan bertambah.


Mengulik sejarah yang tidak pernah aku ketahui adalah hal yang paling membuat aku bersemangat. Menemukan fakta baru itu seperti belajar hal baru. Pengetahuan akan bertambah dan aku bisa menggunakan pembelajaran baru tersebut untuk menentukan langkah hidup yang lebih baik.


Buat kalian yang gemar belajar dan senang misteri, keinginan tersebut bisa kalian puaskan dengan mencicipi mengulik sejarah. Sejarah di Indonesia masih banyak yang salah interpretasi sehingga butuh pembelajaran lebih dalam untuk mengetahui fakta sebenarnya. Selain itu, sejarah Indonesia itu juga menyimpan banyak misteri. Baik itu misteri secara supranatural maupun misteri kejanggalan seperti ada bagian cerita yang belum terungkap. Masih banyak konspirasi yang terkandung dalam sejarah Indonesia.


Kedua adalah memperkaya nilai hidup. Sadar atau tidak, bangsa Indonesia makin hari makin kehilangan nilai hidup yang baik dan benar, contoh nyatnya adalah Indonesia makin hari makin bertengkar dengan bangsa sendiri. Parahnya dengan mengatas namakan agama, kemanusiaan menjadi bisa diinjak-injak. Padahal semua agama itu justru menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. Dengan melihat kembali ke sejarah bangsa ini, kita bisa bercermin dan mencari nilai hidup apa yang diwariskan oleh sejarah agar bisa kita bisa bijak menyikapi situasi Indonesia sekarang ini.


Semoga manfaat yang aku rasakan ini bisa kalian terima dan merubah pandangan kalian terhadap wisata sejarah. Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak pernah melupakan sejarahnya sendiri. Yuk jangan ragu mengenal sejarah bangsa Indonesia. Masih ada kesempatan untuk kembali membesarkan bangsa Indonesia. Mulailah dari diri sendiri, jangan menunggu orang lain.


Salam Jasmerah




9 tampilan